Dialektika Hadis dan Budaya Lokal: Studi Tradisi Mayeigh Nozeigh Penolak Bala Padang Sawah

Rahmalaila Dasry, Zikri Darussamin, Sukiyat Sukiyat

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dialektika antara hadis Nabi dan tradisi Mayeigh Nozeigh sebagai ritual penolak bala di Desa Padang Sawah, Riau. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode sosio-antropologis, penelitian ini membedah bagaimana teks keagamaan berinteraksi dengan ekspresi kultural masyarakat lokal. Hasil penelitian menunjukkan adanya dua dimensi dialektika yang kontradiktif. Pertama, pada dimensi sosial-kemanusiaan, tradisi ini berdialektika secara harmonis dengan hadis Nabi. Praktik gotong royong, distribusi daging, dan prosesi makan bajambau menjadi infrastruktur kultural yang membumikan anjuran profetik mengenai silaturahmi, sedekah makanan, dan ikhtiar kolektif menolak musibah (daf’ul bala’). Kedua, pada dimensi teologis-akidah, ditemukan ketegangan konfrontatif. Praktik pelarungan kepala kerbau ke sungai serta pemberian sesaji di hutan demi menenangkan entitas gaib dinilai bertentangan secara diametral dengan hadis shahih mengenai larangan menyembelih untuk selain Allah (dzabh li ghairillah) dan larangan mempercayai mitos kesialan (tathayyur). Penelitian ini menyimpulkan bahwa hadis berfungsi sebagai instrumen purifikasi dan rekonstruksi hukum; tradisi Mayeigh Nozeigh harus dipertahankan nilai sosialnya, namun wajib dieliminasi dari unsur animistik agar selaras dengan kemurnian tauhid Islam.


Keywords


Dialektika Hadis, Budaya Lokal, Mayeigh Nozeigh

Full Text:

PDF

References


Anggun Cahaya, dkk. "Adat Istiadat dan Keunikan Budaya Bayar Nazar di Kampar Kiri Desa Padang Sawah," Edusola: Journal Education, Sociology and Law, Vol. 2, No. 2 (2024) https://publisherqu.com/index.php/edusola/article/view/2274/2036

Rahmalaila, and Zikri Darussamin. “Performatifitas Hadis Dan Konstruksi Proteksi Spiritual Dalam Tradisi Mayeigh Nozeigh Masyarakat Padang Sawah, Kampar Kiri: Perspektif Living Hadis”. Jurnal Pendidikan Tambusai, vol. 10, no. 1, Apr. 2026, https://doi.org/10.31004/jptam.v10i1.37323

Pudentia MPSS, Metodologi Penelitian Tradisi Lisan (Jakarta: Asosiasi Tradisi Lisan, 2015)

Imron Rosidi, "Ketegangan Antara Islam Agama Kultural dan Islam Normatif di Pedalaman Riau," Jurnal Toleransi 10, no. 2 (2018.

Lubis, R. F., & Saleh, I. (2024). Desakralisasi ritual tolak bala dalam perspektif fenomenologis: Tradisi masyarakat Desa Pardamean Baru Mandailing Natal. Empirisma: Jurnal Pemikiran dan Kebudayaan Islam, 33(1) . https://doi.org/10.30762/empirisma.v33i1.2076

Faisal Ahmad, "Integrasi Living Hadis dan Keberagaman Multikultural di Riau," Jurnal Riset Agama dan Masyarakat, Vol. 10, No. 1 (2026)

Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif . Bandung: Remaja Rosdakarya, 2018.

Matthew B. Miles, A. Michael Huberman, dan Johnny Saldaña, Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook, 4th Edition .California: SAGE Publications, 2020.

Kampar, P. (2025). Kampar Dalam Angka 2025.

Ali Akbar Dt. Pangeran. (1996). Kemitraan Adat Tali Berpilin Tiga Daerah Kampar-Riau. T.P.

Aminah, St. (2017) Dialektika Agama dan Budaya Lokal. . Dialektika Agama dan Budaya Lokal - Repository IAIN PAREPARE

M. Nur Kholis, "Kontekstualisasi Hadis dalam Budaya Lokal: Studi Atas Pemikiran K.H. Achmad Siddiq," Jurnal Living Hadis, Vol. 4, No. 2 (2019): hlm. 211.

Muhammad bin Ismail al-Bukhari, Shahih al-Bukhari (Beirut: Dar Thauq an-Najah, 1422 H), Kitab al-Da'awat, No. Hadis 6347.

Rifa'i, Mohammad. "Hubungan Antara Zakat, Infak dan Sedekah dengan Nilai-nilai Sosial Masyarakat." Al-I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam 11.2 (2024): 167-180.

Kurniawan, J. A. (2012). Pluralisme hukum dan urgensi kajian socio-legal menuju studi dan pengembangan hukum yang berkeadilan sosial. Yuridika, 27(1), 17-34.

Susilawati, A., Kusuma, I. W., Nurzen, M., & Ridwan, A. R. (2025). Islam Kultural Dan Islam Struktural. Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Agama Islam, 3(1), 296-303.

Lestari, S., & Yunita, Y. (2025). Sinkretisme Budaya Islam dan Budaya Lokal Nusantara dalam Memperkokoh Hubungan Masyarakat. Ri'ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan, 10(1), 93-103.

Ishmatuddiana, I., Widodo, D. P., Naila, N. H., & Surur, A. T. (2025). Moderasi beragama ramah budaya (I’tibar al-‘urf) mencari keseimbangan antara keagamaan dan budaya nyadran yang ada di Pekalongan. Journal Sains Student Research, 3(1), 541-553.

Meizandi, A. (2025). Animisme Dan Dinamisme Dalam Masyarakat Serta Kondisi Keislaman Indonesia Hari Ini Gerakan Studi Islam. SETYAKI: Jurnal Studi Keagamaan Islam, 3(2), 1-10.

Al-Bukhari, Shahih al-Bukhari, Kitab ath-Thibb, Bab la 'Adwa wa la Thiyarah, No. Hadis 5757.

Yusuf, Kamal, and Ahmad Fajar Habibullah. "Strategi Dakwah NU Berbasis Kultural Dan Muhammadiyah Berbasis Purifikasi: Studi Komparatif." Kartika: Jurnal Studi Keislaman 5.2 (2025)

Syamsuddin, Sahiron. Metodologi penelitian living Qur’an & Hadis. TH-Press : Teras, 2007.




DOI: http://dx.doi.org/10.61590/srp.v4i2.423

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


       


Publisher: Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah
Jl. Norman Umar No. 117 Rt. 7 Kelurahan Kebun Sari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara Kode Pos 71415. Email: jurnal.serumpun2022@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.